Perbedaan Cover Letter dan Surat Lamaran Kerja

Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris Job Application Letter - Surat  Lamaran Kerja : Desain Contoh Surat #A38wgZZ8OW

Cover letter merupakan berkas yang sangat penting dalam bagian surat lamaran yang kamu buat. Jangan sampai ketika kamu membuat surat lamaran kamu hanya memperhatikan bagian CV tanpa memperbaiki isi cover letter.

Cover letter terdapat di bagian depan dokumen-dokumen surat lamaran kerja. Artinya cover letter merupakan dokumen yang pertama kali akan dilihat oleh manajemen perusahaan.

Oleh sebab itu cover letter tidak boleh dibuat asal-asalan. Karena nantinya akan mempengaruhi penilaian perusahaan atas lamaran yang akan kamu buat.

Cover letter dan surat lamaran kerja memang sedikit mirip. Tapi keduanya berbeda.

Nah, untuk membahasanya lebih jauh tentang perbedaan cover letter dan surat lamaran kerja. Yuk simak pembahasannya dibawah ini!

  1. Perbedaan Surat Lamaran Kerja dan Cover letter

Cover letter dan surat lamaran kerja sama-sama sebagai surat pengantar ketika kamu melamar sebuah pekerjaan. Perbedaannya adalah cover letter lebih panjang atau lebih detail dibandingkan surat lamaran kerja.

Bisanya cover letter digunakan untuk melamar pekerjaan ketika perusahaan tersebut belum membuka lowongan pada saat itu. Isi dari cover letter yaitu tentang deskripsi singkat diri kamu, serta menjelaskan posisi apa yang akan kamu lamar di perusahaan tersebut.

  1. Tips Membuat Cover Letter yang Benar

Seperti yang sudah disinggung pada bagian atas cover letter tidak boleh dibuat asal-asalan sebab cover letter dapat menjadi penelitian tentang baik buruknya surat lamaran yang kamu buat.

Biar kamu tidak asal-asalan lagi dalam membuat cover letter. Silahkan ikuti tipsnya dibawah ini!

  • Ketika ada lowongan pekerjaan yang kamu minati, kamu harus memperhatikan persyaratan apa saja yang dibutuhkan pada lowongan tersebut. sebab informasi tersebut sangat dibutuhkan ketika kamu menulis cover letter.
  • Cover letter harus ditulis dengan menggunakan akidah bahasa Indonesia yang benar atau harus baku dan sesuai dengan KBBI. Kamu tidak boleh menulis cover letter menggunakan bahasa sehari-hari.
  • Umumnya cover letter hanya berisi satu halaman saja. Jadi kamu harus menggunakan bahasa yang padat, singkat, sopan, jelas, dan menarik.
  • Kamu harus tau cover letter ditujukan kepada siapa. Umumnya cover letter ditujukan untuk manajer HRD atau pemilik perusahaan.

Apabila kamu mengetahui nama manajer HRD atau pemilik usaha, kamu harus menulis nama dengan ejaan yang benar, yang diikuti dengan gelar dan jabatan

  • Usahakan ketika menulis cover letter tidak ada coretan seperti ada jejak penghapus atau tipex. Tidak ada lipatan, serta tidak ada noda di dalam kertas tersebut.
  • Apabila kamu menulis cover letter dengan tulisan tangan, kamu harus membuat cover letter dengan tulisan sejelas mungkin yang dapat dibaca oleh perusahaan. Jika, cover letter yang kamu buat menggunakan komputer maka kamu harus menggunakan font umum yang sering digunakan seperti Arial, Calibri, Helvetica, dan Garamond.

 

  1. Bagian-bagian Cover Letter

Cover letter memiliki beberapa bagian yaitu pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.

  • Bagian Pembuka : Bagian pembuka dari cover letter yaitu tentang tujuan dari dibuatnya cover letter, dan cover letter akan ditujukan kepada siapa. Di Bagian pembuka ini harus dicantumkan tanggal pembuatan cover letter.
  • Bagian isi : bagian isi cover letter berisi tentang salam pembuka, menjelaskan tantangan info lowongan yang didapatkan, posisi yang ingin dilamar pada perusahaan tersebut, menjelaskan data diri, serta melampirkan berkas lamaran pekerjaan lainnya.

Pada bagian isi juga harus dicantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi, alamat email aktif. Hal ini berguna agar perusahaan dapat dengan mudah menghubungi kamu.

  • Bargain pent up : bagian penutup cover letter berisi tentang salam dan tanda tangan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *